Dikala memori-memori ini telah hilang, namun mengapa kau masih mengingatnya? Disaat kau menceritakan keburukan ku, kenapa kau masih menjadi yg terbaik bagi ku? Sakit ku menggerogoti ingatan ku, sehingga aku lupa hal terbaik dalam hidup, aku lupa bahwa kau lah hal terbaik dalam hidup. Bagaimana bisa kau mengingat semua tentang ku? Semua tentang kesukaanku? Sifatku? Bahkan kau mengenalku jauh dari apa yg aku bayangkan. Aku bahagia, ketika kau mengatakan bahwa kau merindukan ku. Bukan satu dua kali, tapi berkali kali. Bagaimana kau bisa sangat merindukan ku? Padahal aku buruk dimata mu? Hey... Kau tau apa? Kau adalah teman terbaik, lebih dari dia. Dia yg kau anggap menjadi sahabatku. Kau paham siapa dia. Aku sangat merindukanmu, tak mungkin aku memulai sesuatu tanpa aku merasakan benar-benar rindu. Memang aku tak bisa mengingat semua hal tentang mu, seperti kau mengingat hal apapun tentang ku. Tapi ketahuilah, aku sangat menyayangimu. Kenapa aku hanya menyimpan nomor...